Rabu, 02 Mei 2018

Penjalanan Singkat Di Negeri Patung Kepala Singa Bertubuh Ikan


Senin(23/4),dikontrakan kecil rombongan mahasiswa bilingual 2015 UNNES  setelah mengikuti rangkaian pelepasan mahasiswa dalam rangka KKL (kuliah kerja lapangan) yang dilepas oleh bapak kepala jurusan PJKR UNNES. Canda tawa mewarnai perkumpulan disalah satu kontrakan mahasiswa PJKR Bilingual. Detik demi detik semua berkumpul dan seraya berdoa agar perjalanan siang itu lancar. Salah satu mahasiswa memesan moda transportasi online yang sedang buming beberapa tahun ini. Tak menunggu lama transportasi tersebut menjemput rombongan mahasiswa yang cantik dan ganteng untuk berangkat ke bandara Ahmad Yani Semarang, saat itu kami di bagi jadi 3 kelompok per kelompok 7 mahasiswa. Perjalanan menuju bandara diwarnai dengan sedikit nyanyian merdu dari salahsatu mahasiswi untuk menghibur di salah satu mobil. sampailah di bandara Ahmad Yani Semarang mahasiswa menunggu  untuk cek jumlah anggota kelompok dan beberapa ada yang berfoto imut didepan pelataran bandara. Tiap ketua kelompok mengkoordinir kelompok. Saat itu saya baru pertama kali merasakan bagaimana suasana di area bandara mulai dari boardingpass, pengecekan barang, penyetakan tiket, dll yang dikawal ketat dengan pengamanan berlapis. Setelah cukup lama mengurusi boardingpass, pengecekan barang, penyetakan tiket, dll. akhirnya semua mahasiswa dipersilakan masuk ke ruangan    tunggu penerbangan internasional gate 4. Ditiket tertera keberangkatan pesawat dari Ahmad Yani pukul 15.50 WIB tetapi waktu itu pesawat delay terlambat sampai 20 menit karena operasi mesin. Pesawat yang kami naiki yaitu Air asia yang berangkat dari bandara Ahmad Yani menuju bandara Changi Airport Singapore dan hanya memerlukan waktu kurang lebih 1 jam  lebih 40 menitan karena saya pertama kali naik pesawat saya sangat takjup dengan pemandangan diatas awan. Terlihat sepanjang perjalanan keindahan bumi pertiwi.
Setelah tiba di singapore bandara Changi para mahasiswa langsung merasa senang karena kawasannya sangatlah berbeda dengan yang ada di semarang. Sebelum menuju kepenginapan beberapa mahasiswa berselpi imut di bandara changi. Setelah puas berfoto kami menuju ke hotel I Gusti Bed and Breakfast untuk istirahat dengan menggunakan bus yang disediakan bandara secara gratis menuju MRT. Sampai di stasiun MRT kami semua membeli tiket MRT seharga 30 dollar singapura. Perjalanan menggunakan MRT sangatlah cepat hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Didalam kereta hanya kami yang berbincang dan canda tawa sementara masyarakat sekitar hanya diam dan beberapa mendengarkan lagu/musik. Setelah sampai diakhir stasiun kami jalan kaki sampai hotel I Gusti Bed and Breakfast. Kami melihat jalannya orang sekitar sangatlah cepat dari pada kami. Sampai dihotel kami langsung istirahat dan beberapa jalan-jalan keluar.Keesokan hari tepatnya hari pertama kami di Singapore jadwal kami kunjungan ke ITE Collage East. Perjalanan menuju ke ITE East Collage menggunakan bus dan diperjalanan saya merasa senang karena bisa melihat negara maju dan bersih disana sini sampai di ITE Collage East, kami langsung disambut oleh Mr. Raymond dan  langsung diajak mengelilingi ITE Collage East  untuk melihat kondisi terkait pembelajaran penjas yang ada di ITE dan juga melihat sarana prasarana yang ada di sana. Di temani dengan Prof. Dr. Tandiyo rahayu Dekan FIK  dan juga ibu Henny kami mengikuti serangkaian acara yang ada di ITE Collage East yang sangat mengesankan karena dapat sharing ilmu tentang pengajaran PE secara langsung yang ada di Singapore. Saat itu menghabiskan tenaga yang cukup banyak karena kegiatan dari pagi sampai sore tetapi rasa lelah itu semua setelah malam harinya beberapa mahasiswa melihat secara langsung pertandingan AFC Cup di Stadion Jalan Besar Singapore yang saat itu mempertemukan wakil dari Indonesia yaitu Persija Jakarta melawan wakil dari Singapore yaitu Tampines Rovers FC.Di hari berikutnya kami jalan-jalan mengunjungi beberapa wisata yang ada di Singapore dan yang pertama kami kunjungi adalah Sentosa Island. Pemandangan lautan jernih yang dikelilingi gedung-gedung tinggi yang indah dipandang mata serta kapal-kapal yang memanjakan mata. Setelah menikmati pemandangan di Sentosa Island. Mahasiswa melanjutkan perjalanan menuju Universal Studio, tetapi kami tidak masuk ke dalam Universal Studio di karena harga tiket yang mencapai 70 dollar Singapore jika di rupiahkan sekitar 700 ribu rupiah. Kami hanya berfoto imut didepan globe universal studio. Kala itu cuaca disana sangat cerah dan panas yang menemani perjalanan kita menuju tempat selanjutnya.Setelah dari Universal Studio kami menuju Pantai Palawan yang masih berada di Sentosa island, pemandangan eksotik pantai yang di lengkapi dengan pasir putih melengkapi pemandangan di Pantai Palawan, disana terdapat jembatan gantung dan menara pandang yang membantu kita menikmati lebih lengkap pemandangan di sekitar pantai palawan.Dan disore hari kita perjalanan kita menuju tempat Marina Bay dan patung Merlion Singapore, perjalanan sore itu lebih indah karena ditemani sunset dan senja sore itu. Tak terasa kami di Marina Bay cukup lama sampai sore berganti dengan petang dan petang berganti malam, banyak gedung tinggi pencakar langit dengan penerangan lampu warna –warni membuat keindahan kota lebih nikmat. Malam  itu kami mengahabiskan malam di Marina Bay dengan sukaria dan riang gembira.Keesokan harinya kami berkunjung ke Marina Garden. Tempat ini semacam kebun besar kota yaang berisi bunga-bunga yang di tata dengan sangat rapi membuat pmata terpesona untuk di nikmati. Pemandangan dari jembatan atas taman juga tidak kalah indahnya, dari sana kita dapat melihat kota di sekeliling Marina Garden. Setelah kami menghabiskan waktu sampai siang hari di Marina Garden, kita melanjutkan kunjungan kami di tempat wisata terakhir tempat wajib dikunjungi yaitu pusat oleh-oleh yang berada di Bugis. Banyak orang yang bilang tempat ini semacam  pasar tradisionalnya orang Singapore, karena disana banyak menjual oleh-oleh khas Singapore mulai dari makanan, marchandise, pakaian, dll. Dari harganya juga tidak terlalu mahal pas sekali dengan  kantong yang mahasiswa.Tibalah saatnya dimana kita kembali ke Semarang. Pagi itu kami sudah bersiap-siap untuk check out dari hotel dan melanjutkan perjalan dari Changi Airport ke Jakarta. Pesawat yang kami naiki untuk pulang ke Jakarta berbeda dengan berangkatnya, kami naik pesawat Scoot dengan tujuan penerbangan bandara Soekarno Hatta telah siap landing dari Changi Airport menuju ke Soekarno Hatta tepat pukul 11.20 waktu Singapore. Sampai di Jakarta kami naik damri untuk menuju stasiun pasar senen yang mana dari stasiun kami akan pulang menuju ke semarang yang menempung waktu 2 jam ke stasiun pasar senin. Didalam bus beberapa dari kami tidur karena kecapean waktu perjalanan. Sampai di stasiun kami kelaparan karena perjalanan dari singapura hanya memakan dua lembar roti gandum. Kami akhirnya berinisiatif membeli makanan ringan untuk mengganjal perut. Sembari mennunggu salahsatu mahasiswa mencetak tiket kereta kami. Setelah semua makan dan tiket kami dapat kami langsung masuk kereta dan duduk ditempat masing-masing. Sembari menunggu sampai disemarang kami terlelap pulas hingga sampai di pemberhentian terakhir kota perantauan semarang.


report by RP Riyanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar