Straight News
INDONESIA MELAJU KESEMI FINAL PIALA THOMAS CUP
INDONESIA MELAJU KESEMI FINAL PIALA THOMAS CUP
Team thomas cup Indonesia berhasi melaju ke babak
semi final setelah menaklukkan team thomas malaysia dengan skor 3-1. Jalan team
Indonesia sempat terganjal pada partai pertama setelah Lee chong wei berhasil mengalahkan
anthony ginting (19-21,15-21). Peluang Indonesia mulai terbuka setelah partai
kedua pasangan Kevin sanjaya sukamoljo/Marcus fernaldi gideon berhasil
mengalahkan pasangan malaysia (21-19, 20-22,21-13). Partai ketiga antara
Jonatan christie melawan Lee zii jia (21-15,11-21,21-13). Indonesia mengunci
kemenangan melalui ganda kedua pasangan Fajar alfian/M.Rian ardianto yang berhasil menyudahi perlawanan pasangan
malaysia (21-18,10-21,21-9).
Opini
Kemampuan
Mahasiswa PJKR Dalam Melakukan Kuliah Praktik
oleh : Iqbal
Syarifuddin Mahbubi
Tingkat kemampuan mahasiwa
UNNES berbeda-beda dalam perkuliahan praktek dikarenakan setiap mahasiswa memmiliki
basic olahraganya masing –masing dan
bahkan ada yang tidak memliki basic olahraga sama sekali.
Didalam jurusan PJKR
mahasiswa dituntut untuk menguasai seluruh mata kuliah yang diberikan, apapun basic olahraga yang sebelumnya dimiliki
harus tetap dapat melakukan dengan baik mata kuliah yang sedang diambil, tidak terkecuali
untuk mahasiswa yang tidak memiliki basic
olahraga sebelumya.
Setiap mahasiswa yang
masuk dalam jurusan PJKR hampir dapat dipastikan semuanya akan memiliki kemampuan
olahraga dengan menguasai beberapa cabang olahraga dengan baik, selain itu juga
fisik mahasiswa PJKR juga akan tetap terjaga karena hampir setriap hari melakukan aktivitas fisik didalam
perkuliahan atau bahkan latian cabang olahraga masing-masing diluar jam
perkuliahan.
Untuk meningkatkan kemampuan
dan dapat menguasai materi yang diambil dalam
mata kuliah, mahasiswa harus melakukan latian mandiri diluar perkuliahan karena
jam kuliah saja tidak cukup untuk dapat menguasai suatu cabang olahraga.
PJKR adalah fakultas dengan
akreditasiA yang berarti sudah terbukti sangat baik, sehingga tidak perlu diragukan
lagi kemampuan mahasiswa, dosen, serta kepengurusan
yang ada didalamnya. Dengan akreditasi A yang dimiliki PJKR bukan hanya menjadi
kebanggan namun juga menjadi tantangan untuk dapat mempertahankannya sehingga mahasiswa
dan dosen dituntut untuk menjaga kualitas serta meningkatkan kualitas serta kemampuan.
Feature
Singapore I Miss You
SINGAPORE- Kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL)
pada tanggal 23-27 April . Tidak tanggung-tanggung, tujuan jalan-jalannya
adalah Singapore, luar negeri broo.
Dan ternyata Singapore dengan Indonesia sangat berbeda, dari mulai kebersihan,
kerapian, ketertiban serta fasilitas terlebih bandaranya dan fasilitas
pendidikan yang ada disana.
Bandara di
Singapore sangat berbeda jauh dengan
bandara di Indonesia. Changi airport terkesan jauh lebih luas, besar, dan lebih
mirip mall daripada bandara dengan karpet menutupi seluruh lantai dan toko
dimana-mana. Untuk menuju ke stasiun MRT harus menggunakan bus terlebih dahulu
lalu dilanjut naik MRT menuju stasiun tujuan. apakah pertama kali sampai disana
tidak kebingungan?
“Kami pertama
kali kebingungan untuk mencari pintu keluar, karena ternyata tidak ada pintu
keluar di changi untuk menuju ke kota. Untung saja disana kami didampingi oleh
bu dekan dan bu dosen sehingga tidak terlalu kebingungan. Dari terminal bandara
naik bus, menuju ke stasiun MRT terus oper naik MRT ke tempat tujuan. Setelah
sampai di stasiun MRT sedikit kebingungan karena kami disana tidak ada yang
mendampingi karena bu dosen sudah menuju kehotel bersama dengan Mr. Reymond
menggunakan mobil. Tetapi atas inisiatif teman-teman akhirnya kami tau
bagaimana caranya membeli kartu MRT dan membeli kartu MRT yang sekali jalan
dengan menggunakan mesin tiket otomatis. Kami pun melanjutkan perjalanan menuju
stasiun Lavender unuk turun dan berjaan menuju hotel,” Sidqi (20)
Tujuan utama ke
Singapore adalah untuk melakukan kuliah kerja lapangan, Singapore adalah salah
satu negara maju di Asia Tenggara dengan tingkat kedisiplinan warganya yang
tinggi, serta segala peraturan ditegakkan dengan ketat oleh pemerintah. apasaja
kegiatan hari pertama yang dilakukan disana?
“Hari pertama aktivitas
kami dimulai dari hotel ke kampus ITE untuk melakukan kunjungan disana, pukul
07.00 kam sudah dijemput bus untuk menuju kampus ITE, disana semua serba tepat
waktu. Setelah kami sampai dikampus ITE kami disambut oleh Mr.Reymond yang
sudah menunggu dikampus. Disana kami diajak berkeliling pertama melakukan foto
bersama setelah itu ditunjukan fasilitas apa saja yang ada disana. Berbeda jauh
dengan apa yang ada diunnes, fasilitas disana sangat bagus dan terawat, mulai
dari ruang kelas yang hampir semua ber AC, fasilitas gym yang lengkap dan
bagus, kantin yang bersih dan rapi, setelah itu kami berkumpul disuatu ruangan
untuk mendengarkan materi dari Mr. Reymond,” Sidqi (20)
“Selanjutnya
kami dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar
disana, disana siswanya sangat bersemangat mengikuti pembelajaran penjas
terutama siswa puteranya, pertama kami masuk keruang gym lalu mencoba alat-alat
yang ada disana, semua alat berfungsi dengan baik selanjutnya kelompok saya menuju ke kolam renang untuk
mengikuti pembelajaran aktivitas air disana kami mendadapat materi penyelamatan
air dengan menggunakan tali. Seteah itu kami berkumpul kembai untuk ishoma dan
setelah itu dilanjutkan lagi dengan pemberian materi serta tanya jawab dan
ditutup dengan pemberian cindera mata untuk ITE. Setelah itu kami pulang
kehotel untuk beristirahat,” Matinu (21)
Pada tanggal 24
April bertepan dengan pertandingan antara Persija Jakarta melawan Tampines di
Stadion Jalan Besar Singapore yang berlangsung pukul 20.00 waktu setempat.
Pertandinga dimenangkan Persija Jakarta dengan sekor 4-2. Gol-gol persija
dilakukan oleh R.Henusa pada menit23 gol kedua oleh M.Simic pada tambahan waktu
babak pertama serta dua gol berikutnya dicetak oleh N.Setiawan dan Addison
masing pada menit 51 dan 72. Sebagian mahasiswa menoton pertandingan tersebut
dengan sangat antusias, banyak warga Indonesia yang bertempat tinggal
diSingapore menyempatkan waktu menonton pertandingan serta wagra Indonesia yang
datang langsung dari Indonesia untuk sekedar menonton pertandinga.
Banyak
pengalaman berharga yang dapat dipetik dari perjalanan kuliah kerja lapangan
yang dilakukan di Singapore, dari mulai kebersihan dan kerapian kotanya,
kesibukan aktivitasnya, hingga kehidupan masyarakatnya yang liberal, tidak
semua yang ada disana dapat di aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat di
Indonesia yang menjunjung tinggi norma. Apa yang menurut anda yang tidak dapat
diterapkan di Indonesia dan bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia?
“Singapore
negara liberal yang masyarakatnya uripku yo
uripku uripmu yo uripmu, seperti contohnya disana berciuman ditempat umum
adalah hal yang biasa dan bukan hal tabu, dan itu sangat bertentangan dengan
norma yang ada di Indonesia yang mayoritas adalah muslim,” Sidqi (21)
Bandara changi
adalah saah satu bandara terbaik di dunia, sehingga keamanan serta pemeriksaan
imigrasi disana pun sangat ketat. Apakah ada saran untuk teman-teman yang
adakan pergi ke Singapore?
“Jangan bawa cairan dalam botol yg ukurannya lebih dari100 ml jika tidak
ingin disita oleh petugas bandara saat akan masuk pesawat. Tidak seperti yg
saya bayangkan, pihak imigrasi ternyata tidak hanya melihat isinya tapi juga
ukuran kemasannya sehingga botol parfum pun tidak luput dari penyitaan. Hal ini
berlaku untuk segala jenis cairan termasuk sabun cair, parfum, dan
cairan-cairan lain,” Anisa (21)
Di Singapore
adalah negara maju yang memiliki fasilitas angkutan umum yang baik sehingga
warga Singapore lebih memilih menggunakan kendaraan umum ketimbang kendaraan pribadi,
menggunakan kendaraan umum lebih hemat dan cepat. Kendaraan umum di Singapore
antara lain adalah bus, MRT,LRT,dll. Bagaimana cara menghemat biaya transport
disana agar lebih hemat?
“Disana saya dan
teman-teman menggunakan ezlink yaitu
kartu yang bisa digunakan sebagai tiket MRT,bus, dan LRT seharga 30$ untuk tiga hari, yang bisa
didapatkan di loket stastiun, sehingga dapat menghemat biasa transportasi
disana, kita juga perlu menyiapkan MAP
yang berisi rute MRT di HP agar supaya tidark nyasar,” Sidqi (20)
Singapore
termasuk rumpun melayu yang berarti masyarkat disana juga berbahasa melayu,
akan tetapi dengan banyaknya pendatang dari negara lain di Singapore
menggunakan empat bahasa yaitu bahasa melayu, inggris,mandarin, tamil. Untuk
orang Indonesia yang datang ke Singapore dan bahasa inggrisnya kurang lancar
tak perlu khawatir berlebih karenan bahasa melayu dan Indonesia hampir sama.
Singapore negara
yang memiliki aturan sangat ketat untuk masalah kebersihan, tak ada tumpukan
sampah yang terlihat disudu-sudut jalan, tersedia tong-tong sampah
disudut-sudut jalan, setiap pelanggaran akan dikenai sanksi berupa denda yang
jumlahnya lumayan besar, membuang sampah sembarangan denda 1000$, merokok denda
1000$. Apakah ada dari anggota rombonga yang terkena denda?
“Alhamdulilah
tidak ada yang melakukan pelanggaran sehingga tidak ada yang kena sanksi denda,
kalo misal ada yang kena pasti sudah pusing gimana bayarnya, sangune karo dendane akeh dendane, jadi
teman-teman sangat berhati-hati saat disana dan saling mengingatkan,” Anisa
(21)
Ketertiban dan
kepatuhan masyarakan diSingapore sangat
tinggi karena aturan disana sangat ketat, sperti menaati aturan lalu lintas
menaati semua peraturan yang ada. Apakah kesan ada dengan sikap masyarakat
disana yang sepeti itu?
“ itu adalah hal
yan g benar-benar sangat saya kagumi disini adalah tertibnya masyarakat disini.
Peraturan lalu lintas benar-benar ditaati, tidak ada yg melanggar lampu merah
disini, bahkan semua kendaraan berhenti di belakang garis pembatas waktu
menunggu lampu merah dan tidak makan jalan untuk penyebrang , bandingkan dengan
Indonesia yang trotoar pun dipake buat jalan sepeda motor. Zebra cross
benar-benar tempat yg aman buat nyebrang disini, semua kendaraan pasti berhenti
dan ngalah pada para penyebrang di zebra cross. Antrian terlihat tertib dan
rapi, penumpang keluar lebih didahulukan sehingga tidak ada serobotan-serobotan
waktu naik kereta. Nunggu kereta juga terasa menyenangkan karena semua serba
tepat waktu. Nggak ada yangg namanya ngaret disini, tersedia LCD di ruang
tunggu yang memberitahu berapa menit lagi kereta berikutnya tiba.Sayasedikit kaget jika terlihat banyak orang berdiri di
dalam kereta walaupun masih ada kursi kosong karena beberapa kursi memang
diutamakan untuk orang tua, ibu hamil, dan orang cacat. Orang yang merelakan
kursinya untuk orang-orang tersebut merupakan pemandangan biasa.
Singapore
merupakan negara yang bukan mayoritas warganya muslim sehingga susah disana
untuk menemui masjid-masjid atau bahkan mushola dipinggir-pinggir jalan seperti
layaknya di Indonesia, untuk mendapatkan makanan hal juga harus pandai-pandai
mencari tempat penjual yang mejual makanan hal karenan banyak sekali makanan
yang tidak halal disana. Bagaimana cara teman-teman disana beribadah dan
mendapatan makanan yang halal?
“selama saya
disana saya belum pernah kemasjid karena jarak masjid denagn hotel yang lumayan
jauh dari penginapan sehingga saya dan teman-teman melakukan sholat dihotel dan
tau waktu sholat dari aplikasi yang ada di handphone. Untuk mendapatkan makanan
halal kebetulan tidak jauh dari hotel adalah stasiun lavender MRT yang disana
ada banyak penjual makanan salah satu disana ada yang jual makan an halal yaitu
nasi lemak, jadi teman-teman kalo beli makan ya kesana dulu jalan kaki, tru
dibungkus dibawa pulang kehotel abis itu makan bareng-bareng,” Sidqi (20)
“saya selama di
Singapore pun belum pernah ke masjid karena itu tadi jarak yang jauh dari hotel
dan belum begitu paham daerah sehingga saya kalo sholat ya dihotel,” Anisa (21)
Dengan banyaknya
pendatang di Singapore membuat makanan disana pun beraneka ragam dari berbagia
macam negara, dari mulai India, cina, Indonesia, malaysia, dll. Banyak yang
tidak sesuai dengan lidah orang Inodesia. Makanan yang menjadi favorit teman-teman saat
disingapore adalah nasi lemak.
“makanan favorit
teman-teman disana adalah nasi lemak karena harganya yang relatif terjangkau
hanya sekitar tiga dollar satu porsinya, kalo di Semarang tiga dollar sih udah
bisa buat beli makan sehari, tapi ya kalo disana segitu sudah termasuk murah
dibanding beli makanan cepat saji yang
harganya bisa dua kalilipat dan yang pasti kurang baik untuk kesehatan katanya
sih,” Anisa (21)
“kalo
saya setiap malam pasti keluar kewarung makan dekat hotel yang jual nasi lemak,
disana jual es tea yang kalo Indonesia itu es teh susu, kalo disana es teh
biasa namanya es tea o, es tea disana harganya satu dollar 30 sen kalo
dirupiahin sih sekitar tiga belas ribu lebih, pokoke ning kono larang kabeh,” Sidqi (20)