Kamis, 24 Mei 2018

Straight News
INDONESIA MELAJU KESEMI FINAL PIALA THOMAS CUP


Team thomas cup Indonesia berhasi melaju ke babak semi final setelah menaklukkan team thomas malaysia dengan skor 3-1. Jalan team Indonesia sempat terganjal pada partai pertama setelah Lee chong wei berhasil mengalahkan anthony ginting (19-21,15-21). Peluang Indonesia mulai terbuka setelah partai kedua pasangan Kevin sanjaya sukamoljo/Marcus fernaldi gideon berhasil mengalahkan pasangan malaysia (21-19, 20-22,21-13). Partai ketiga antara Jonatan christie melawan Lee zii jia (21-15,11-21,21-13). Indonesia mengunci kemenangan melalui ganda kedua pasangan Fajar alfian/M.Rian ardianto yang  berhasil menyudahi perlawanan pasangan malaysia (21-18,10-21,21-9).

Opini
Kemampuan Mahasiswa PJKR Dalam Melakukan Kuliah Praktik
oleh : Iqbal Syarifuddin Mahbubi

Tingkat kemampuan mahasiwa UNNES berbeda-beda dalam perkuliahan praktek dikarenakan setiap mahasiswa  memmiliki basic olahraganya masing –masing dan  bahkan ada yang tidak memliki basic olahraga sama sekali.
Didalam jurusan PJKR mahasiswa dituntut untuk menguasai seluruh mata kuliah yang diberikan, apapun basic olahraga yang sebelumnya dimiliki harus tetap dapat melakukan dengan baik mata kuliah yang sedang diambil, tidak terkecuali untuk mahasiswa yang tidak memiliki basic olahraga sebelumya.
Setiap mahasiswa yang masuk dalam jurusan PJKR hampir dapat dipastikan semuanya akan memiliki kemampuan olahraga dengan menguasai beberapa cabang olahraga dengan baik, selain itu juga fisik mahasiswa PJKR juga akan tetap terjaga karena hampir  setriap hari melakukan aktivitas fisik didalam perkuliahan atau bahkan latian cabang olahraga masing-masing diluar jam perkuliahan.
Untuk meningkatkan kemampuan dan dapat menguasai materi yang  diambil dalam mata kuliah, mahasiswa harus melakukan latian mandiri diluar perkuliahan karena jam kuliah saja tidak cukup untuk dapat menguasai suatu cabang olahraga.
PJKR adalah fakultas dengan akreditasiA yang berarti sudah terbukti sangat baik, sehingga tidak perlu diragukan lagi  kemampuan mahasiswa, dosen, serta kepengurusan yang ada didalamnya. Dengan akreditasi A yang dimiliki PJKR bukan hanya menjadi kebanggan namun juga menjadi tantangan untuk dapat mempertahankannya sehingga mahasiswa dan dosen dituntut untuk menjaga kualitas serta meningkatkan kualitas serta kemampuan.

Feature
Singapore I Miss You 

SINGAPORE- Kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada tanggal 23-27 April . Tidak tanggung-tanggung, tujuan jalan-jalannya adalah Singapore, luar negeri broo. Dan ternyata Singapore dengan Indonesia sangat berbeda, dari mulai kebersihan, kerapian, ketertiban serta fasilitas terlebih bandaranya dan fasilitas pendidikan yang ada disana.
Bandara di Singapore sangat berbeda  jauh dengan bandara di Indonesia. Changi airport terkesan jauh lebih luas, besar, dan lebih mirip mall daripada bandara dengan karpet menutupi seluruh lantai dan toko dimana-mana. Untuk menuju ke stasiun MRT harus menggunakan bus terlebih dahulu lalu dilanjut naik MRT menuju stasiun tujuan. apakah pertama kali sampai disana tidak kebingungan?
“Kami pertama kali kebingungan untuk mencari pintu keluar, karena ternyata tidak ada pintu keluar di changi untuk menuju ke kota. Untung saja disana kami didampingi oleh bu dekan dan bu dosen sehingga tidak terlalu kebingungan. Dari terminal bandara naik bus, menuju ke stasiun MRT terus oper naik MRT ke tempat tujuan. Setelah sampai di stasiun MRT sedikit kebingungan karena kami disana tidak ada yang mendampingi karena bu dosen sudah menuju kehotel bersama dengan Mr. Reymond menggunakan mobil. Tetapi atas inisiatif teman-teman akhirnya kami tau bagaimana caranya membeli kartu MRT dan membeli kartu MRT yang sekali jalan dengan menggunakan mesin tiket otomatis. Kami pun melanjutkan perjalanan menuju stasiun Lavender unuk turun dan berjaan menuju hotel,” Sidqi (20)
Tujuan utama ke Singapore adalah untuk melakukan kuliah kerja lapangan, Singapore adalah salah satu negara maju di Asia Tenggara dengan tingkat kedisiplinan warganya yang tinggi, serta segala peraturan ditegakkan dengan ketat oleh pemerintah. apasaja kegiatan hari pertama yang dilakukan disana?
“Hari pertama aktivitas kami dimulai dari hotel ke kampus ITE untuk melakukan kunjungan disana, pukul 07.00 kam sudah dijemput bus untuk menuju kampus ITE, disana semua serba tepat waktu. Setelah kami sampai dikampus ITE kami disambut oleh Mr.Reymond yang sudah menunggu dikampus. Disana kami diajak berkeliling pertama melakukan foto bersama setelah itu ditunjukan fasilitas apa saja yang ada disana. Berbeda jauh dengan apa yang ada diunnes, fasilitas disana sangat bagus dan terawat, mulai dari ruang kelas yang hampir semua ber AC, fasilitas gym yang lengkap dan bagus, kantin yang bersih dan rapi, setelah itu kami berkumpul disuatu ruangan untuk mendengarkan materi dari Mr. Reymond,” Sidqi (20)
“Selanjutnya kami dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar disana, disana siswanya sangat bersemangat mengikuti pembelajaran penjas terutama siswa puteranya, pertama kami masuk keruang gym lalu mencoba alat-alat yang ada disana, semua alat berfungsi dengan baik selanjutnya  kelompok saya menuju ke kolam renang untuk mengikuti pembelajaran aktivitas air disana kami mendadapat materi penyelamatan air dengan menggunakan tali. Seteah itu kami berkumpul kembai untuk ishoma dan setelah itu dilanjutkan lagi dengan pemberian materi serta tanya jawab dan ditutup dengan pemberian cindera mata untuk ITE. Setelah itu kami pulang kehotel untuk beristirahat,” Matinu (21)
Pada tanggal 24 April bertepan dengan pertandingan antara Persija Jakarta melawan Tampines di Stadion Jalan Besar Singapore yang berlangsung pukul 20.00 waktu setempat. Pertandinga dimenangkan Persija Jakarta dengan sekor 4-2. Gol-gol persija dilakukan oleh R.Henusa pada menit23 gol kedua oleh M.Simic pada tambahan waktu babak pertama serta dua gol berikutnya dicetak oleh N.Setiawan dan Addison masing pada menit 51 dan 72. Sebagian mahasiswa menoton pertandingan tersebut dengan sangat antusias, banyak warga Indonesia yang bertempat tinggal diSingapore menyempatkan waktu menonton pertandingan serta wagra Indonesia yang datang langsung dari Indonesia untuk sekedar menonton pertandinga.
Banyak pengalaman berharga yang dapat dipetik dari perjalanan kuliah kerja lapangan yang dilakukan di Singapore, dari mulai kebersihan dan kerapian kotanya, kesibukan aktivitasnya, hingga kehidupan masyarakatnya yang liberal, tidak semua yang ada disana dapat di aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia yang menjunjung tinggi norma. Apa yang menurut anda yang tidak dapat diterapkan di Indonesia dan bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia?
“Singapore negara liberal yang masyarakatnya uripku yo uripku uripmu yo uripmu, seperti contohnya disana berciuman ditempat umum adalah hal yang biasa dan bukan hal tabu, dan itu sangat bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia yang mayoritas adalah muslim,” Sidqi (21)
Bandara changi adalah saah satu bandara terbaik di dunia, sehingga keamanan serta pemeriksaan imigrasi disana pun sangat ketat. Apakah ada saran untuk teman-teman yang adakan pergi ke Singapore?
“Jangan bawa cairan dalam botol yg ukurannya lebih dari100 ml jika tidak ingin disita oleh petugas bandara saat akan masuk pesawat. Tidak seperti yg saya bayangkan, pihak imigrasi ternyata tidak hanya melihat isinya tapi juga ukuran kemasannya sehingga botol parfum pun tidak luput dari penyitaan. Hal ini berlaku untuk segala jenis cairan termasuk sabun cair, parfum, dan cairan-cairan lain,” Anisa (21)
Di Singapore adalah negara maju yang memiliki fasilitas angkutan umum yang baik sehingga warga Singapore lebih memilih menggunakan kendaraan umum ketimbang kendaraan pribadi, menggunakan kendaraan umum lebih hemat dan cepat. Kendaraan umum di Singapore antara lain adalah bus, MRT,LRT,dll. Bagaimana cara menghemat biaya transport disana agar lebih hemat?
“Disana saya dan teman-teman menggunakan ezlink yaitu kartu yang bisa digunakan sebagai tiket MRT,bus, dan LRT  seharga 30$ untuk tiga hari, yang bisa didapatkan di loket stastiun, sehingga dapat menghemat biasa transportasi disana,  kita juga perlu menyiapkan MAP yang berisi rute MRT di HP agar supaya tidark nyasar,” Sidqi (20)
Singapore termasuk rumpun melayu yang berarti masyarkat disana juga berbahasa melayu, akan tetapi dengan banyaknya pendatang dari negara lain di Singapore menggunakan empat bahasa yaitu bahasa melayu, inggris,mandarin, tamil. Untuk orang Indonesia yang datang ke Singapore dan bahasa inggrisnya kurang lancar tak perlu khawatir berlebih karenan bahasa melayu dan Indonesia hampir sama.
Singapore negara yang memiliki aturan sangat ketat untuk masalah kebersihan, tak ada tumpukan sampah yang terlihat disudu-sudut jalan, tersedia tong-tong sampah disudut-sudut jalan, setiap pelanggaran akan dikenai sanksi berupa denda yang jumlahnya lumayan besar, membuang sampah sembarangan denda 1000$, merokok denda 1000$. Apakah ada dari anggota rombonga yang terkena denda?
“Alhamdulilah tidak ada yang melakukan pelanggaran sehingga tidak ada yang kena sanksi denda, kalo misal ada yang kena pasti sudah pusing gimana bayarnya, sangune karo dendane akeh dendane, jadi teman-teman sangat berhati-hati saat disana dan saling mengingatkan,” Anisa (21)
Ketertiban dan kepatuhan  masyarakan diSingapore sangat tinggi karena aturan disana sangat ketat, sperti menaati aturan lalu lintas menaati semua peraturan yang ada. Apakah kesan ada dengan sikap masyarakat disana yang sepeti itu?
itu adalah hal yan g benar-benar sangat saya kagumi disini adalah tertibnya masyarakat disini. Peraturan lalu lintas benar-benar ditaati, tidak ada yg melanggar lampu merah disini, bahkan semua kendaraan berhenti di belakang garis pembatas waktu menunggu lampu merah dan tidak makan jalan untuk penyebrang , bandingkan dengan Indonesia yang trotoar pun dipake buat jalan sepeda motor. Zebra cross benar-benar tempat yg aman buat nyebrang disini, semua kendaraan pasti berhenti dan ngalah pada para penyebrang di zebra cross. Antrian terlihat tertib dan rapi, penumpang keluar lebih didahulukan sehingga tidak ada serobotan-serobotan waktu naik kereta. Nunggu kereta juga terasa menyenangkan karena semua serba tepat waktu. Nggak ada yangg namanya ngaret disini, tersedia LCD di ruang tunggu yang memberitahu berapa menit lagi kereta berikutnya tiba.Sayasedikit  kaget jika terlihat banyak orang berdiri di dalam kereta walaupun masih ada kursi kosong karena beberapa kursi memang diutamakan untuk orang tua, ibu hamil, dan orang cacat. Orang yang merelakan kursinya untuk orang-orang tersebut merupakan pemandangan biasa.
Singapore merupakan negara yang bukan mayoritas warganya muslim sehingga susah disana untuk menemui masjid-masjid atau bahkan mushola dipinggir-pinggir jalan seperti layaknya di Indonesia, untuk mendapatkan makanan hal juga harus pandai-pandai mencari tempat penjual yang mejual makanan hal karenan banyak sekali makanan yang tidak halal disana. Bagaimana cara teman-teman disana beribadah dan mendapatan makanan yang halal?
“selama saya disana saya belum pernah kemasjid karena jarak masjid denagn hotel yang lumayan jauh dari penginapan sehingga saya dan teman-teman melakukan sholat dihotel dan tau waktu sholat dari aplikasi yang ada di handphone. Untuk mendapatkan makanan halal kebetulan tidak jauh dari hotel adalah stasiun lavender MRT yang disana ada banyak penjual makanan salah satu disana ada yang jual makan an halal yaitu nasi lemak, jadi teman-teman kalo beli makan ya kesana dulu jalan kaki, tru dibungkus dibawa pulang kehotel abis itu makan bareng-bareng,” Sidqi (20)
“saya selama di Singapore pun belum pernah ke masjid karena itu tadi jarak yang jauh dari hotel dan belum begitu paham daerah sehingga saya kalo sholat ya dihotel,” Anisa (21)
Dengan banyaknya pendatang di Singapore membuat makanan disana pun beraneka ragam dari berbagia macam negara, dari mulai India, cina, Indonesia, malaysia, dll. Banyak yang tidak sesuai dengan lidah orang Inodesia. Makanan  yang menjadi favorit teman-teman saat disingapore adalah nasi lemak.
“makanan favorit teman-teman disana adalah nasi lemak karena harganya yang relatif terjangkau hanya sekitar tiga dollar satu porsinya, kalo di Semarang tiga dollar sih udah bisa buat beli makan sehari, tapi ya kalo disana segitu sudah termasuk murah dibanding  beli makanan cepat saji yang harganya bisa dua kalilipat dan yang pasti kurang baik untuk kesehatan katanya sih,” Anisa (21)
“kalo saya setiap malam pasti keluar kewarung makan dekat hotel yang jual nasi lemak, disana jual es tea yang kalo Indonesia itu es teh susu, kalo disana es teh biasa namanya es tea o, es tea disana harganya satu dollar 30 sen kalo dirupiahin sih sekitar tiga belas ribu lebih, pokoke ning kono larang kabeh,” Sidqi (20)




STRAIGHT,FEAUTURE,OPINI



 STRAIGHT NEWS


KHOLIK MENGHENTIKANLAJU KOREA DI PERTANDINGAN THOMAS CUP 2018



        Indionesia - Thomas dan Uber Cup adalah kejuaraan bulutangkis yang rutin di adakan setiap dua tahun sekali yang diikuti oleh berbagai macam negara se-Asia. Firman A Kholik pemain tunggal Indonesia yang biasa dipanggil Kholik memberikan kemenangan yang sangat berkesan untuk tim bulutangkis Indonesia. Dalam pertandingan penentuan kemenangan Indonesia melawan korea yang berlangsung di Jakarta, Indonesia berlangsung sangat sengit . kholik tampil sangat bagus dalam pertandingan melawan Ha Young Woong dengan hasil akhir 22-20,21-15,21-12 kemenangan untuk Indonesia . hasil ini mengakhiri korea untuk melanjutkan pertandingan ke babak selanjutnya dan membawa Indonesia menuju juara grup. “ kholik permainannya apik, tampil maksinya sekali, saya yakin walaupun Indonesia banyak permain baru, masih bisa bersaing dengan negara-negara lain” ujar Galih penonton setia bulutangkis.

OPINI

             BIAYA MENJADI KENDALA MAHASISWA UNNES UNTUK BERPRESTASI
 
Perguruan tinggi menjadi salah satu tempat untuk mencari ilmu atau bekal setelah siswa-siswi lulus dari SMA/SMK/MA, mereka berpandangan bahwa setelah lulus dari SMA/SMK/MA dan masuk ke perguruan tinggi akan mendapatkan ilmu dan pengalaman yang bisa membekali mereka untuk mencari pekerjaan. UNNES menjadi salah satu universitas yang sangat banyak diminati, sehingga untuk memperebutkan satu bangku saja harus menyingkirkan puluhan,ratusan, bahkan ribuat siswa-siswi dari seluruh Indonesia.
Fakultas Ilmu Keolahragaan menjadi salah satu fakultas yang paling banyak diminati, rata-rata mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan adalah siswa-siswi yang mempunyai kemampuan atau kelebihan dibidang olahraga. Sehingga banyak dari mereka yang mendaftar melalui jalur prestasi, mereka berpandangan bahwa ketika mereka masuk Fakultas Ilmu Keolahragaan tetap bisa mengembangkan potensinya sesuai dengan olahraga yang diminati misalnya seperti bulutangkis, sepakbola, tenis lapangan, dan banyak lainnya. Benar Fakultas Ilmu Olahraga mefasilitasi hampir semua cabang olahraga, tetapi fasilitas tersebut tidak bisa digunakan secara maksimal karena kurangnya dalam pengelolaan sehingga mengakibatkan fasililtas tidak bisa digunakan dengan maksimal. Dampaknya banyak mahasiswa yang sebelumnya mempunyai prestasi dalam bidang olahraga tertentu harus mengurungkan niatnya untuk berprestasi lebih tinggi lagi, hal ini sangat disayangkan tentunya. Misalnya dalam cabang olahraga bulutangkis.
Di tahun 2018, mahasiswa yang memiliki kemampuan bermain bulutangkis diberikan kesempatan untuk mengikuti kejuaraan liga mahasiswa yang bertempatan di kota Solo. Tentunya segala persiapan harus dilakukan untuk mempersiapkan kejuaraan tersebut, tetapi banyak kendala yang dihadapi dalam persiapan tersebut contohnya untuk latihan. UNNES menyediakan tempat untuk latihan, tetapi fasilitas yang disediakan tidak memungkinkan untuk latihan sehingga harus menyewa tempat sendiri untuk berlatih, tidak hanya itu keperluan lainpun banyak sekali seperti shuttle cocks dll. UNNES memang menyediakan anggaran untuk setiap kegiatan yang dilakukan di setiap organisasi, tetapi anggaran tersebut tidak cukup banyak untuk mencukupi semua keperluan yang dibutuhkan. Ketika tim bulutangkis bertanding ke solo  tentunya memerlukan biaya yang sangat banyak untuk keperluan seperti hotel, konsumsi,dll. Akibatnya memaksa tim bulutangkis UNNES berusaha sendiri untuk melengkapi kekurangan-kekurangan tersebut.
Seharusnya UNNES lebih bisa melihat untuk kemajuan diluar akademik juga, banyak sekali sumbangan nama yang di peroleh dari non akademik. Dengan biaya yang sudah dikeluarkan mahasiswa untuk membayar uang bulanan yang hitungannya tidak murah, harusnya kegiatan mahasiswa harus bisa tercukupi semua baik akademi maupun nonakademik. Sehingga mahasiswa tidak lagi merasa kesulitan untuk mengikuti maupun mengadakan kegiatan.

FEAUTURE
PERJUANGAN UNNES MERAIH GELAR JUARA DALAM PERTANDINGAN BULUTANGKIS LIGA MAHASISWA



Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) resmi menjadi tuan rumah Liga Mahasiswa (LIMA) dalam perhelatan LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference - Subconference Surakarta 2018. Minggu (22/4) perhelatan antarmahasiswa di subregional Surakarta secara resmi dibuka. Sambutan dari Bapak Rohman Agus Pratomo, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UNS selaku tuan rumah dan Bapak Andy Krisdasusila, ketua Umum PBSI Pengurus Provinsi Jawa Tengah menjadi penanda dimulainya perhelatan LIMA Badminton subregional Surakarta yang akan berjalan selama tujuh hari ke depan (22-28 April 2018). Lima tim putra dan tiga tim putri ikut ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung di Gedung Olahraga UNS, Surakarta ini. LIMA Badminton: Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) - Surakarta Subconference 2018 telah usai. Terjadi pergeseran peraih gelar di semua nomor baik beregu maupun perseorangan dibandingkan dengan tahun lalu. Universitas Negeri Semarang yang tahun lalu harus berhenti melangkah di babak penyisihan regional , 2018 menjadi tahun sukses UNNES menjadi juara pertama untuk kategori beregu.
Para wakil subregion Surakarta ini patut berharap bisa berbicara lebih lanjut di LIMA Badminton Nationals yang akan dihelat di tempat yang sama, GOR Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) pada 1-8 Mei. ”Suatu kebanggan tersendiri bagi tim unnes, bisa memberikan kejutan dengan juara pada kompeteisi ini, sesuai dengan tujuan kami yaitu lolos regional dan bisa lanjut ke LIMA nasional. Kami sudah mempersiapkan semuanya dengan sangat matang, mulai dari latian rutin dan lain sebagainya, alhamdulillah semua ini membawakan hasil yang sangat memuaskan bagi kami” ujar Rifki Firmansyah selaku menejer Universitas Negeri Semarang.
Liga Mahasiswa Nasional dimulai. Saat kompetisi hanya mengizinkan juara grup yang lolos ke semifinal, para peserta tahu persis pentingnya kemenangan untuk membuka peluang ke empat besar.
Di Pul D pada hari kedua, Rabu (2/5), Univ. Negeri Semarang (Unnes), meneruskan lesatan di conference. Juara CJYC-Surakarta di tempat yang sama (GOR UNS) pekan lalu ini menang telak atas UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Univ. Budi Luhur (UBL) dan Univ. Pendidikan Iindonesia (UPI) hadir di fase nasional bukan sebagai juara conference. Keduanya dapat menjadi tim kejutan, tapi sudah harus saling mengalahkan di Pul C. UBL memperbesar kans lolos. Di LIMA Badminton Nationals 2018 yang tengah bergulir, Universitas Trisakti (Usakti) dan Univ. Negeri Semarang (Unnes) meneruskan kemapanan permainan mereka di conference. Keduanya tergabung dalam satu grup. Pada akhirnya, mereka akan harus saling mengalahkan untuk dapat lolos ke semifinal. Penentuan itu akan dihelat pada Jumat (4/5). Pada Kamis, Usakti dan Unnes sama-sama menorehkan kemenangan telak kedua mereka, masing-masing atas UIN Malang dan UIN Bandung. Duel penentuan akan menegangkan. “ Semua ini diluar dugaan saya ataupun tim, semua ini jauh diluar dari taget. Setelah ini penentuan juara grup, kami hanya bisa memberikan yang terbaik dan berdoa pastinya, solanya usakti bukanlah tim yang mudah dikalahkan, jadi kami hanya berharap yang terbaik saja” ujar Rifki Firmansyah selaku menejer yang selalu mendampingi tim UNNES.
LIMA Badminton Nationals 2018 telah merampungkan fase grup. Di sesi terakhir pada Jumat (4/5), tim putra Universitas Trisakti (Usakti) dan Univ. Negeri Yogyakarta (UNY) melangkah ke semifinal.
Usakti lolos usai mengalahkan pesaing terberat di Pul D, Universitas Negeri Semarang. UNY menyingkirkan Univ. Budi Luhur (UBL) di Pul C. Di empat besar pada Sabtu (5/5), Usakti meladeni Univ. Brawijaya (UB). UNY, finalis tahun lalu, menghadapi Universitas Semarang (USM). Kehilangan satu partai sepanjang pergelaran, itu pun karena tunggal pertama mereka mengundurkan diri, menjadi bukti dominasi tim putra Universitas Trisakti (Usakti) di LIMA Badminton Nationals 2018. Dominasi dipertegas saat final.
Usakti menunjukkan keperkasaan dengan kemenangan 3-0 atas Universitas Semarang (USM) di laga puncak pada Minggu (6/5). USM bisa mempersulit, tapi Usakti memperlihatkan kekuatan mental.
Setelah Alvindo Saputra mengambil nomor tunggal, ganda Ario Bimo Gagat Raino/Wahyu Hariyansyah sempat kehilangan gim pertama. Saat rubber game, Ario Bimo/Wahyu menang 11-10.
Partai tripel juga mesti melewati rubber game. Titik balik penting Andre Suryo Prayogo/Indra Warisman/Kelvin Valentino terjadi di gim kedua. Tertinggal 17-20, trio Kampus Reformasi bisa menang 23-21. Pada gim ke tiga / gim penentuan yang masing-masing hanya merebutkan sebelas angka, akhirnya dimenanhgkan oleh usakti yang diwakili oleh Andre/Indra/Kelvin dengan perolehan angka 11-5.
Gelar merupakan lonjakan tinggi buat Usakti. Musim lalu, mereka gagal lolos dari fase grup. Putra Usakti sekaligus membayar kekecewaan tim putri mereka beberapa jam sebelumnya di final pada hari yang sama. “saya berterima kasih pada atlet unnes yang telah berjuang mati-matian,walaupun harus kalah. Tetap semangat, karena unnes masih memiliki satu partai lagi yaitu tunggal putra, ini salah satu andalan kami” ujar Rifki Firmansyah manejer UNNES.
LIMA Badminton Nationals 2018 telah menyelesaikan kategori beregu dengan hasil Universitas Trisakti yang menyabet gelar juara . Pada hari ketujuh, Senin (7/5), pergelaran ini memasuki kategori perseorangan. Universitas Trisakti (Usakti) meraih gelar beregu putra. Namun, Usakti tak menempatkan wakil di perempat final karena ,di perdelapan final, tunggal Usakti yang merupakan unggulan utama, Ilham Sri Yulianto, mundur karena cedera yang ia alami saat beregu. Alvindo Saputra disingkirkan wakil Univ. Widyatama (Utama) yang praktis lebih segar karena tak tampil di beregu, Fauzi Ramadhan. “ Melihat kondisi seperti ini, dalam kategori perseorangan unnes insyaallah bisa juara karena sejauh ini lawan yang terberat adalah Universitas Tri Sakti” ujar menejer tim UNNES Rifki Firmansyah.