Rabu, 18 April 2018

                                    INDONESIA SAPU BERSIH GELAR USM INDONESIA IS 2018
            Berikut Hasil Lengkap Final USM Indonesia International Series 2018
#Amri Syahnawi/Shela Devi (5) [INA] vs Irfan Fadhilah/Pia Zebadiah [INA] 
21-17 21-16 .
#Aurum Oktavia Winata [INA] vs Supanida Kathetong (5) [THA]
21-19 21-16 .
#Shesar Hiren Rhustavito (2) [INA] vs Sony Dwi Kuncoro (3) [INA]
21-12 22-20 .
#Shela Devi/Pia Zebadiah [INA] vs Chiew Sien/Sueh Jeou [MAS]
21-17 21-12 .
#Amri Syahnawi/Rian Swastedian [INA] vs Irfan Fadhilah/Markis Kido (5) [INA]
21-19 21-18 .
            Indonesia sapu bersih 5 gelar dari turnamen USM Indonesia International Series yang digelar di Semarang. 3 gelar sudah dipastikan sejak awal berkat All-Indonesian Finals di MS, MD, dan XD. Aurum Oktavia Winata dan Pia Zebadiah/Shela Devi Aulia melengkapi dominasi Indonesia di turnamen ini. “sudah hal yang wajar indonesia menyapu bersih semua gelar karenan indonesia sebagai tuan rumah dan para atlet sudah mempersiapkan diri lebih baik” ujar rifki firmansyah (umpire)


INDONESIA MENYAPU BERSIH GELAR USM IS 2018
            Indonesia berhasil menyapu bersih semua gelar dalam kejuaraan Indonesia Internasional series 2018. Kejuaraan yang diselenggarakan pada tanggal 10-15 itu diselenggarakan digelora Prof.Soedarto Universitas Negeri Semarang. Kejuraan yang diikuti 14 negara tersebut sangat bergengsi karena yang ikut bertanding adalah atlet yang memiliki ranking dunia, bahkan diikuti pula atlet-atlet senior seperti markis kido dan sony dwi kuncoro. Walaupun berlabel mantan atlet peringkat atas dunia tidak lantas menjadikan jalan mereka mudah untuk memenangkan pertandingan, perlawanan atlet muda sangat menyulitkan jalan atlet-atlet senior untuk mencapai puncak. Bahkan mereka harus tumbang dalam perebutan juara pertama. Seluruh gelar disabet oleh atlet muda Indonesia. “sudah saatnya atlet muda untuk berprestasi agar ada regenerasi atlet yang ada di Indonesia, usia atlet-atlet sudah tidak produktif” ujar rifki firmansyah (umpire)
Berikut hasil dari kejuaraan tersebut sebagai berikut :
#Amri Syahnawi/Shela Devi (5) [INA] vs Irfan Fadhilah/Pia Zebadiah [INA] 
21-17 21-16 .
#Aurum Oktavia Winata [INA] vs Supanida Kathetong (5) [THA]
21-19 21-16 .
#Shesar Hiren Rhustavito (2) [INA] vs Sony Dwi Kuncoro (3) [INA]
21-12 22-20 .
#Shela Devi/Pia Zebadiah [INA] vs Chiew Sien/Sueh Jeou [MAS]
21-17 21-12 .
#Amri Syahnawi/Rian Swastedian [INA] vs Irfan Fadhilah/Markis Kido (5) [INA]
21-19 21-18 .



Pecah Telur Tim Basket Teknik Mesin(straight news)

Piala Dekan Fakultas Teknik tahun ini sudah dimulai kembali dengan berbagai macam cabang olahraga yang dipertandingkan diantaranya, bulu tangkis, bola voli, futsal,karate, dan basket. Pada kali ini cabang olahraga basket di ikuti sebanyak tujuh tim kebanggakan Fakultas Teknik, pada babak final tahun ini di isi antara Teknik Mesin melawan Teknik Sipil pertandingan terlihat sengit dan adu gengsi "pertandingan ini akan seru karena final direbutkan oleh dua jurusan yang bergensi" ujar Nicholas Riandika salah satu wasit dalam pertandingan tersebut.
Tak selang lama waktu pertandingan dimulai Teknik Sipil memimpin jalannya pertandingan dengan poin unggul. Namun di babak kedua Teknik Sipil mulai melemah dan saling berkejaran poin, akhir pertandingan Teknik Mesin pecah telur dengan poin 33-30 untuk Teknik Mesin



Runtuhnya Pertahanan Tim SJ’16 dari Tim SJ’15 Dalam PORJA Bolavoli 2018



Pertandingan lanjutan penyisihan Pekan Olahraga Bahasa Jawa(PORSEJA) cabang bolavoli rabu sore 18/04 dilapangan voli FBS yang mempertemukan antara Sastra Jawa angkatan 2016 dengan Sastra Jawa angkatan 2015. Pertandingan sangat seru, dan menarik untuk ditoton, pada set pertama Sastra Jawa angkatan 2015 mendapatkan ketertinggalan point, namun semangat mereka berkobar setelah diberi sorakan meriah oleh para mahasiswa perempuan angkatan 2015. menurut Ajeng penonton PORSEJA, pemain terlihat tidak serius saat mengeksekusi bola tersebut untuk menghasilkan point, sehingga arah bola kacau kesana kemari. Tim Sastra Jawa angkatan 2015 mampu unggul point pada petengahan set pertama, melalui smash andalan tangan kiri andip yang dieksekusi melalui umpan dari sahid, dia pemain bagus dan sudah berpengalaman bisa dibilang postur anak bolavoli ujar Haikal Al Fariski selaku atlet bolavoli yang menonton. Pada set kedua berhasil telak point antara Sastra Jawa angkatan 2015 dengan Sastra Jawa angkatan 2016 yang mana selisih point sampai 7 point setelah memanfaatkan kelengahan pertahanan.Maka suttle bola diperbanyak agar lawan kecapean, yang membuat tim sastra jawa 2016 sedikit kewalahan sehingga dua set dapat sangat cepat penambahan point pada tim sastra jawa 2015 ujar Agni panitia PORSEJA 2018.

Tim Sastra Jawa 2015 Menggulung Habis Tim Sastra Jawa 2016 dalam PORSEJA 2018



Pertandingan lanjutan penyisihan Pekan Olahraga Bahasa Jawa(PORSEJA) cabang bolavoli rabu sore 18/04 dilapangan voli FBS yang mempertemukan antara Sastra Jawa angkatan 2016 dengan Sastra Jawa angkatan 2015,namun kekalahan didapatkan oleh Sastra Jawa angkatan 2016 setelah 2 set gulung habis oleh Tim Sastra Jawa angkatan 2015 dengan strategi yang sangat cerdik oleh pemain Sastra Jawa angkatan 2015. namun hal itu wajar didapatkan Sastra Jawa angkatan 2015  mengingat tim ini banyak melakukan ujicoba dengan anak FIK dan banyak yang menguasai teknik dan strategi dalam permainan bolavoli, meskipun permainannya belum serapi anak FIK tapi kunci kemengan kami adalah dengan kesolidam tim ujar Sahid selaku libero andalan.

Straight News by: Reza_PR

Menuju Cantik dengan Senam Aerobik

Universitas Negeri Semarang, (17/4)
Kecantikan selalu dilihat dari tubuh yang tinggi dan langsing permasalahan yang dihadapi oleh para mahasiswi semester akhir memiliki permasalahan yaitu bertambahnya berat badan dan menambah masalah salah satunya adalah baju kekecilan, terlihat jelek, dan yang lebih parahnya adalah mendapat ejekan dari teman-temannya

Setiap hari senin-jumat diadakan senam aerobik untuk umum dan kebanyakan member adalah mahasiswi-mahasiswi yang menginginkan turunnya berat badan. "Senam setiap hari membuat berat badan turun, badan segar dan berkeringat". Ujar salah satu member

"Banyak manfaat yang didapatkan saat kita senam aerobik yaitu sehat, berkeringat, bahagia dan menjadi langsing adalah bonus". Ungkap salah satu member

Menuju Cantik dengan Senam Aerobik


Universitas Negeri Semarang, 18 April 2018

Kecantikan selalu identik dengan tubuh yang tinggi, putih dan langsing dan permasalahan di kalangan mahasiswi semester tua dengan sedikitnya aktivitas kuliah adalah membuat berat badan bertambah, atau bisa dibilang menjadi gemuk. Bagi sebagian orang menjadi gemuk adalah suatu bencana karena membuat mereka terlihat lebih besar, baju kekecilan, lebih jelek dan yang lebih parah adalah mendapatkan ejekan dari teman-temannya.

Solusi untuk menurunkan berat badan adalah dengan menambah aktivitas fisik dengan berolahraga dan mengurangi porsi makanan, salah satu aktivitas fisik yang dipilih adalah senam aerobik. Di Universitas Negeri Semarang setiap hari senin sampai jumat ada member senam aerobik untuk umum pada pukul 16.00 yang diadakan oleh UKM senam.

“Setiap sesi member ada sekitar 50 orang dengan durasi waktu satu jam dan kebanyakan adalah mahasiswi-mahasiswi yang menginginkan turunnya berat badan”. Ujar salah satu instruktur. “Saya setiap hari senam dan alhamdulilah berat badan saya sudah turun sekitar 2 Kg”. Ungkapan salah satu member. 

Pada saat ditemui di sanggar UKM senam setiap member terlihat bersemangat ditunjukan dengan teriakan-teriakan, "hihaaaaaa". Teriak salah satu member.

Pecah Telur Tim Basket Teknik Mesin

Pertandingan sengit antara tim basket Teknik Sipil dan Teknik Mesin berakhir pecah telur dengan kemenangan tim basket Teknik Mesin 14/2
Akhir pekan ini Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan ajang olaharaga bergengsi untuk fakultasnya yakni Piala Dekan Fakultas Teknik, dengan berbagai macam cabang olahraga yang dipertandingkan diantaranya, bulu tangkis, bola voli, futsal,karate, dan basket. Pada kali ini cabang olahraga basket di ikuti sebanyak tujuh tim kebanggakan Fakultas Teknik, pada babak final antara Teknik Mesin melawan Teknik Sipil pertandingan begitu sengit dan dihujani jual beli tembakan ke ring. Sepertinya akan seru sekali pertandingan ini, kata Ana Fania salah satu penonton yang turut duduk di teribun.
Betul adanya pada babak pertama Teknik Sipil unggul sepuluh poin dari Teknik Mesin, namun di babak ke dua Teknik Mesin membabi buta sehingga dapat mengubah kedudukan menjadi 30 sama dan dimenit-menit terakhir pecah telurpun terjadi dari Ricko Rahardian salah satu pemain andalan Teknik Mesin yang menyumbangkan three point bagi timnya sehingga kedudukan poin menjadi 33-30 dimenangkan oleh Teknik Mesin. "wow luar biasa dari tahun ke tahun teknik mesin selalu juara. Teknik mesin tak akan terkalahkan. Teknik Mesin Solidariti!" ujar Faiq Alfian selaku pimpinan supporter Teknik Mesin.

UNNES TARGETKAN GELAR JUARA DALAM KEJUARAAN LIGA MAHASISWA

       Semarang - Tim Bulutangkis UNNES tidak ingin kejadian tahun kemarin terulang kembali atas kekalahan yang tidak terduga dalam  seleksi LIGA MAHASISWA regional Jawa Tengah, yang hanya bisa menghantarkan tim Bulutangkis UNNES pada posisi ke-3."Saya dan teman-teman merasa kecewa atas hasil yang kami dapat, kami sudah yakin saat itu bisa meraih minimal pada poisis runner up, tapi semua diluar dugaan,  kami hanya bisa meraih juara tiga." Ujar Rifky Firmansyah selaku menejer tim.

       Seleksi Liga Mahasiswa tahun 2018 kembali digelar, yang akan di laksanakan pada tanggal 22 - 28 April 2018 yang bertempat di UNS Surakarta. Tim bulutangkis UNNES akan kembali mengikuti kejuaraan tersebut, " kami sudah mempersiapkan pemain terbaik untuk bertanding pada kerjuaraan ini, kami berharap latihan rutin yang kami jalani dan segala hal yang sudah kami persiapkan membawakan hasil yang maksimal, target kami adalah juara sehingga bisa lolos dalam seleksi ini dan melanjutkan ke Liga Mahasiswa Nasional" ujar Rifki Firmansyah manajer tim bulutangkis UNNES.

Senin, 16 April 2018

Kemenangan Perdana Laskar Mahesa Jenar


Magelang – PSIS Semarang akhirnya meraih kemenangan perdananya pada lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-4 dengan menaklukan lawannya PSMS Medan. Pada pertandingan yang di gelar di stadion Moch.Soebroto Mgelang minggu kemarin (4/15), tim kebanggan Kota Semarang berhasil menang dengan skor 4-1 atas tamunya Ayam kinantan dari Medan.
Kemenangan perdana ini sangat berharga bagi PSIS karena belum pernah mencatatkan kemenangan sebelumnya. Pada pertandingan ini Laskar Mahesa Jenar tampil langsung menekan di menit” awal dan langsung mendapat peluang emas, pada menit ke-3 komarudin yang mendapat bola crossing dari Bruno silva gagal memanfaatkan bola didepan gawang karena tendangannya melebar. Namun setelah peluang itu anak-anak medan gentian menekan, beberapa peluang berbahaya diciptakan melalui winger andalan mereka Frets Butuan yang memiliki keepatan dan shooting bagus. Gempuran anak asuh Djajang Nurjaman hingga membuat kiper Jandia Eka P mengalami cedera dan di gantikan oleh Aji Bayu pada menit ke-34 babak pertama. Setelah itu anak-anak Semarang gentian menekan terus menerus pertahanan Medan, hal itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-40 Bruno Silva yang mengambil tendangan bebas berhasil memanfaatkan peluang tersebut dan membuka keran gol Semarang. Berselang 3 menit PSIS berhasil menggandakan keunggulannya melalui Ibrahim Conteh, dan babak pertama ditutup oleh gol kedua “Bocin” sapaan akarab Bruno pada menit ke-47  injury time babak pertama memanfaatkan assist dari Harry Nur.
Setelah turun minum PSMS Medan langsung menggebrak pertahanan PSIS yang dikawal oleh captain Haudi Abdillah, namun pada menit ke-50 Frets Butuan yang mengancam pertahanan PSIS dari babak pertama akhirnya membuahkan hasil melalui solo run ia meceploskan bola ke gawang Aji Bayu. Setelah gol itu anak-anak Medan semakin gencar menekan pertahanan Semarang dan menghasilkan beberapa peluang berbahaya melalui Frets Butuan yang menjadi momok pertahanan Semarang . Namun pada menit ke-63 striker berkepala pelontos ini mencetak hattrick nya melalui tendangan melengkungnya yang sangat indah menggetarkan jala Dhika Bayangkara keempat kalinya pada pertandingan sore itu. Skor 4-1 bertahan hingga  peluit akhir pertandingan ditiupkan wasit.
“Seminggu ini kami latihan intensif dan pada pertandingan ini kami bermain baik dengan terus menekan PSMS sehingga kami mendapatkan hasil baik dan ini adalah kemenangan sangat penting bagi kita semua”, ujar Vicenzo Annese pelatih PSIS Semarang pada akun Ig : @semarangpsis. Kemenangan itu membuat PSIS mencatatkan kemenangan perdana yang sangat berharga dan penting sekali bagi Laskar Mahesa Jenar  mendongkrak poin mereka di klasemen.



Minggu, 15 April 2018

Bocin Bungkam Kritik Suporter PSIS Semarang



Magelang – Bruno Silva atau kerap di sapa “Bocin” sukses membungkam kritik fans  PSIS Semarang yang meragukan kemampuannya. Striker pelontos asal Brazil ini mampu mencetak hattrick dan satu assist saat membawa PSIS menaklukan PSMS Medan dengan skor 4-1 di stadion Moch.Soebroto Magelang hari minggu kemarin (4/15).
            Bruno membuka keran gol pertamanya pada menit 40’ babak pertama melalui tendangan bebas melengkung indah di pojok kiri gawang PSMS. Dilanjutkan pada menit 47’ injury time babak pertama mencetak gol keduanya memanfaatkan assist Harry Nur. Dan hattrick striker berkepala pelontos ini  tercipta di babak kedua menit 63’ melalui tendangan “pisang” yang melengkung indah masuk ke dalam gawang PSMS. Selain itu “Bocin” juga berperan pada gol yang di cetak Ibrahim Conteh di menit 43’ babak pertama melalui assistnya yang di manfaatkan dengan baik oleh Conteh.
            “ Saya pikir ini adalah harinya , dia berhasil menjawab kritikan supporter dan membuktikan kualitasnya pada pertandingan sore ini dengan hattrick dan assistnya, “Bocin” striker stylish yang mematikan,” ujar Rozaq supporter PSIS Semarang. Selain itu Bruno juga dinobatkan sebagai Man Of The Match pada pertandingan sore kemarin.

Rabu, 11 April 2018

Tidak Terima Pemain SMA N 3 Purwokerto Menjadi Best Player

        Purwokerto, Blade Satria Futsal Championship adalah tournament futsal yang diselenggarakan di Score Stadium Purwokerto, Dukuhwaluh.

        Pada pertandingan Blade Satria Futsal Championship yang mendapat penghargaan tidak hanya juara satu, dua, atau tiga saja, tetapi pemain terbaik, pencetak goal terbanyak, dan pendukung terbaik juga mendapatkan penghargaan. Untuk kategori pemain terbaik, jatuh pada pemain dari SMA N 3 Purwokerto. Menanggapi hal itu, MAN Majenang selaku lawan final SMA N 3 Purwokerto tidak menerima keputusan atas jatuhnya penghargaan pemain terbaik pada salah seorang pemain SMA N 3 Purwokerto.

 "Saya dan teman-teman dari berbagai sekolah tidak setuju dengan keputusan panitia, memang dia terlihat bagus saat dilapangan tetapi dibalik itu semua dia melakukan trik-trik yang licik. Kalo panitia cermat, wasit jarang memberi pelanggaran saat dia terjatuh, itu karena wasit sudah tau kebiasaan yang dia lakukan." ujar Fakhri selaku Official MAN Majenang.
       

Senin, 09 April 2018

Super Mamat Menggila


Super Mamat Menggila!!!!
Rahardi rahmat alias mamat (17) menjadi sosok yang sangat menonjol bagi para penonton. Sosok pelajar yang kerap dipanggil super mamat ini kecil lincah dan gesit, dia mampu memukau ratusan mata penonton. Dengan menjebol gawang lawan-lawannya sebanyak sebelas kali selama pagelaran tournament blade futsal championsip, meskipun demikian belum bisa mengantarkan timnya menjadi juara
Pelajar yang berperawakan kecil dengan tinggi badan 155cm ini menggeluti sepak bola sejak kecil dan sering mengikuti tarkam futsal maupun sepabola. “sekarang lebih menggeluti futsal dari pada sepakbola karenan efen futsal lebih banyak” ujar mamat
Dengan skil yang terlatih dan terasah dari tarkam yang membuat mental super mamat menjadi kuat sehingga bisa membawanya menjai top skor  dalam tournament blade futsal championsip

Riuh Suporter Mabos Menggetarkan Penjuru Score Stadium


           
sumber: foto rezapr

        Pertandingan  Blade Futsal  Championship 2018 event yang dinantikan oleh para suporter untuk siap sedia dalam mendukung tim kesayangannya . Battle Suporter  yang diadakan sebelum Final Party, Minggu (8/4) di Score Stadium Dukuhwaluh Purwokerto. Pertarungan suporter antara suporter SMA Ma’arif NU BBS VS SMK Bintek sangatlah seru, riuh gema yel-yel yang dilantunkan para suporter dari Mabos (masyarakat bobotsari) sebutan untuk suporter SMA Ma’arif NU Bobotsari dan SMK Bintek. Ketika acara final party yang diisi dengan battle suporter dari seluruh suporter paling menonjol dari suporter Mabos, mereka menggunakan banyak properti seperti kertas, kostum dan lain-lain. Yang mana suporter Mabos lah yang memenangkan battle suporter Blade Satria Futsal Championship 2018. “Persiapan kami dalam acara battle suporter Blade Satria Futsal Championship sudah latihan hampir 2 minggu untuk menghafal koreo dan lagu yang kami nyanyikan,”beber ika dedek emes. Saat diumumkan bahwa Mabos yang memenangkan Best Suporter Blade Satria Futsal Championship, mereka mempersembahkan lagu yang berjudul terima kasih untuk panitia dan lantunan lagu dijawab oleh nyanyian panitia dengan senyum dan semangat.

By: reza pr

Super Mamat Super Goal


Purwokerto – Kebanggaan hadir pada Blade Satria Futsal Camphionship 2018 di Score Stadium Purwokerto, Minggu (8/4/2018).
Rahardi Rahmat remaja 17 tahun asal Cilacap ini, memperlihatkan kelihaiannya dalam bermain futsal di ajang bergensi Blade Satria Futsal Championship 2018 yang baru saja  digelar di Purwokerto. Berkat kecintaannya terhadap bola dan kegigihannya dalam latihan menghantarkannya sebagai peraih Top Score Blade Satria Futsal Championship 2018. Remaja yang baru saja mendapatkan julukan “Super Mamat” ini mengaku tidak bergabung di salah satu klub ataupun memiliki pelatih khusus, ia hanya berlatih di Desanya dan ektra di sekolah.
“Saya tidak mengikuti klub ataupun tim di kota saya, saya hanya berlatih sendiri. Dan bagi saya bola adalah teman, jadi karena bola adalah teman saya maka saya harus selalu dekat bola, seperti dengan latihan walaupun tidak ada pelatih” ujar Rahardi Rahmat.
Ini adalah pertama kalinya Super Mamat menjadi Top Score dan mampu menghantarkan sekolah kesayangannya menjadi runner up dalam pertandingan futsal, ia mengatakan begitu bahagia dan bangga dapat mengikuti event ini. Super Mamat berharap di tahun depan event ini dapat diselenggarakan lagi untuk mewadahi potensi yang dimiliki remaja utamnya remaja jenjang Sekolah Menengah Atas. (Purwokerto)


penulis : Laras

Event Blade Satria Futsal Championship Berbeda dengan Event Futsal Lainnya

Purwokerto (4/7-8) Blade Satria Futsal Championship adalah event futsal antar SMA-MA/SMK Se-Karesidenan Banyumas di laksanakan di Score Stadium, Dukuhwaluh.

“Event Blade Satria Futsal memiliki perbedaan dengan event-event futsal sebelumnya terutama dalam hal sistem pertandingan yang kebanyakan sistem yang digunakan adalah knock out, dan kalau bisa diadakan setiap tahun.” Ujar Juan. Menurutnya “sebuah tugas kuliah dituntut untuk membuat suatu event itu keren sekali”.

Pada hari pertama pertandingan adalah babak penyisihan dimana setiap tim memiliki kesempatan untuk bertanding selama 2 kali, dan penentuan juara grup dan runner up ditentukan oleh jumlah poin, jumlah gol, jumlah kemasukan, head to head, selisih gol, jika jumlahnya masih sama akan dilakukan tos coin. Pada hari kedua pertandingan adalah babak knock out


Turnamen Futsal "coin"


TURNAMEN FUTSAL COIN

Turnamen futsal antar pelajar se-krasidenan Banyumas bertajuk Blade Satria Futsal Championship 2018 bergulir pada 7-8 april 2018. Turnamen ini diikuti oleh 22 tim sekolah MAN/SMA/SMK Se-krasidenan Banyumas ini cukup mencuri antusias peserta. Dalam tuernamen ini ada juga pihak yang menyebut ini turnamen futsal coin, hal ini terjadi karena adanya 2 tim yang mempunyai nilai sama, produktivitas gol sama,selisih gol juga sama persis dan sesuai aturan TM jika ada deadline seperti ini akan diadakan coin tos penentuan dari pihak wasit, dan sudah di setujui oleh seluruh peserta dan bertanda tangan di surat perjanjian tersebut.
Ternyata di sisi lain tim supporter yang tidak tahu menahu tentang peraturan ini tidak terima dengan kekalahan tim mereka dan mengkritik panitia melalui akun official Instagram panitia @officialbladefutsal yang memberikan pada kolom komentar dengan sebutan turnamen futsal coin. Hal ini membuat saya ingin mengetahui kebenaran tentang hal ini, jadi saya mewawancari via telpon wasit pada pertandingan tersebut, pak Deni menyampaikan bahwa keputusan yang diambil panitia sudah tepat dan sesuai peraturan yang sudah di tetapkan dari awal. Namun anda paham sendiri bagaimana pelajar yang kadang tidak bisa menerima kekalahan timnya maka akan mencari-cari alasan, dan supporter tidak mengetahui peraturan tersebut jadi wajar kalo meraka memberikan kritik sepeerti itu imbuhnya.  



Dari hal ini sikap sportifitas dan respect harus lebih kita junjung tinggi sejak dini agar semua dapat menerima kekalahan tim nya dan dapat menghargai panitia dan lawannya. Namun kejadian tersebut tidak menghambat jalannya turnamen dan tetap berjalan lancar hingga selesai. Dan SMA N 3 Purwokerto lah yang keluar menjadi juara I setelah di final mengalahkan tim sekolah MAN Majenang cilacap.

Rabu, 04 April 2018

Siapa yang Bisa Hentikan Marcus/Kevin?

jpnn.comBIRMINGHAM - Duet Jakarta/Banyuwangi yang satu ini, Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya masih sulit dihentikan. Gelar ganda putra di All England 2018 menjadi pembuktian tersendiri buat pasangan nomor satu dunia tersebut.
Dengan performa mereka saat ini, ganda putra mana yang sanggup menghentikan The Minions-julukan Marcus/Kevin?
Kemenangan mereka atas Mathias Boe/Carsten Mogensen dalam dua game langsung 21-18, 21-17 menjadi pembuktian bagi Marcus/Kevin. Apalagi dukungan di Birmingham Arena, Inggris membuat nyaman pasangan Indonesia.
Mereka serasa main di rumah sendiri, yel-yel dukungan mengalir deras. Bahkan sampai terdengar via siaran langsung sekalipun. “Kami enjoy melakukan semuanya, happy, tidak ada tekanan,” kata Marcus.
Situasi itu membuat mereka tidak mudah terhentikan dalam menghadapi situasi sulit saat All England berlangsung. Sejak menjuarai China Open Superseries Premier November 2017, Marcus/Kevin belum sekalipun menderita kekalahan. Total enam turnamen mampu mereka akhiri dengan raihan gelar. Termasuk di All England 2018.
Mereka menjadi tumpuan ganda putra dan bulu tangkis Indonesia menghadapi ajang besar tahun ini. Minions pula yang menyelesaikan milestone pertama PP PBSI dengan membawa pulang kembali gelar ganda putra yang juga mereka raih tahun lalu.
Selanjutnya, masih ada Asian Games 2018, juga Thomas-Uber Cup 2018 yang harus diselesaikan. Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra Indonesia mengakui komitmen Marcus/Kevin untuk tetap berjuang bisa menjadi contoh buat pasangan pelatnas lainnya. “Fighting spirit mereka menjadi modal utama,” sebut Herry IP.
Tidak banyak yang tahu bahwa Kevin masih dalam kondisi yang belum 100 persen pada All England 2018. Herry menjelaskan, Kevin masih melakukan pemanasan dengan tarik karet.